Studi Alkitab · Mazmur 23
Tuhan adalah Gembalaku
Tidak kekurangan, sebab Ia memimpin, bukan aku yang mengusahakan
Pemeliharaan · Kepercayaan · Kehadiran Allah
Mazmur 23
Ayat Kunci: Mazmur 23:1
Baca bagian ini di Alkitabmu sebelum melanjutkan.
Pendahuluan
Mazmur 23 mungkin yang paling dikenal, sebab ia berbicara hal yang paling kita butuhkan: tahu bahwa kita dipimpin, bukan ditinggalkan. Daud, yang pernah menjadi gembala, menulis tentang Sang Gembala — dan setiap baris berbicara tentang kepercayaan yang lahir dari mengenal-Nya secara pribadi.
Konteks
Daud menulis mazmur ini bukan sebagai teori, melainkan dari pengalaman: ia mengenal gembala dan domba. Dalam dunia kuno, domba tidak dapat bertahan hidup sendiri — mereka perlu digembalakan. Maka "Tuhan adalah gembalaku" bukan puisi yang manis; ia pernyataan total: tanpa Dia, aku tidak akan sampai.
Pengajaran
Ia membaringkan, Ia memimpin
Mazmur ini tidak hanya berkata "aku tidak kekurangan". Ia menunjukkan mengapa: Ia membaringkan domba di padang rumput hijau, dan memimpin ke air yang tenang. Domba tidak membaringkan diri sendiri; gembala yang menentukan kapan berhenti dan kapan berjalan.
Kekurangan bukan berarti ditinggalkan. Kadang yang paling kita butuhkan bukan lebih, melainkan istirahat yang Ia beri, dan jalan tenang yang Ia pilih.
Lembah kekelaman
Mazmur tidak berhenti di padang hijau. Daud berkata: sekalipun aku berjalan di lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya. Sebab Engkau beserta aku — gada dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Iman mazmur ini bukan iman yang menghindari lembah; ia iman yang tahu Siapa berjalan bersamanya di dalamnya. Kehadiran Allah, bukan ketiadaan kesulitan, yang menjadi damai.
Kebaikan dan kesetiaan mengikuti aku
Mazmur ditutup bukan dengan aku mengejar kebaikan, melainkan: kebaikan dan kesetiaan-Mu mengikuti aku sepanjang hari. Kita bukan sumber berkat bagi diri sendiri; Allah yang mengejar kita dengan kasih setia-Nya.
Maka "tidak kekurangan" lahir bukan dari apa yang kita pegang, melainkan dari Siapa yang memegang kita.
Renungan
- 1.
Apakah aku mengenal Sang Gembala secara pribadi, atau hanya mengenal mazmur ini sebagai kata-kata?
- 2.
Di mana aku sedang berjalan di lembah, dan apakah aku percaya Ia berjalan bersamaku?
- 3.
Apa yang akan berubah hari ini jika aku sungguh-sungguh percaya bahwa kebaikan dan kesetiaan-Nya mengikuti aku?
Penerapan
Ambil satu menit hening setiap pagi minggu ini untuk menyatakan, "Tuhan adalah gembalaku; aku tidak kekurangan." Biarkan kebenaran itu menenangkan satu kekhawatiran sebelum hari dimulai.
Doa
Tuhan, Engkau gembalaku. Ajar aku untuk beristirahat di padang yang Engkau pilih, dan untuk tidak takut di lembah yang Engkau lalui bersamaku. Biarlah kebaikan dan kesetiaan-Mu mengikuti aku — dan biarlah hatiku mengenal suara-Mu. Dalam nama Yesus, amin.